The Wedding of

Shasa & Denny

- Kamis, 18 February 2021 -

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu`alaikum
Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan.
Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami:

Ken Etika Liesa As'asa, S.H

Putri kedua dari Bapak Moh. Basori, S.E
& Ibu Ning Lestari, S.P
Desa Wanarejan Selatan, Kec. Taman, Pemalang

- & -

Denny Himawan, S.Kel

Putra Kedua dari Bapak Moch. Dasmo Purn. TNI AL
& Ibu Rusmiyati, S.Pd
Desa Pedurungan, Kec. Taman, Pemalang

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.

icon akad

Akad Pernikahan

icon resepsi

Resepsi Pernikahan

--

Sehubungan dengan kondisi saat ini, untuk mematuhi himbauan pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19, maka diharapakan bapak/ibu/saudara/i tamu undangan untuk:

--

gunakanmasker

Selalu memakai masker selama acara berlangsung

mencucitangan

Mencuci tangan sebelum dan sesudah memasuki lokasi acara.

jagajarak2M

Tidak berkerumun, dengan menjaga jarak satu sama lain +/- 2 meter

salaman

Tidak bersalaman, dapat menggantinya dengan salaman jarak jauh

--

Terima kasih atas pengertian bapak/ibu/saudara/i, semoga dengan melakukan protokol kesehatan diatas, kita semua dapat terjaga dari Covid-19.

WAKTU MENUJU ACARA
00 HARI 00 JAM 00 MENIT 00 DETIK

Gallery

Story

β€œDan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

QS. Ar-Rum : 21

--

  • Kilas Balik Perjalanan
    (Point of View- Shasa)
    Kisah kami berawal sejak akhir tahun 2018 Pagi itu datang pegawai baru di ruangan tempatku bekerja, Denny namanya... dan ternyata big boss langsung menugaskan Denny untuk menemaniku bertugas ke lapangan.. tanpa pikir panjang kamipun bergegas, dan saat otw kebetulan lewat depan rumah Denny dan Denny pun menunjukkan bahwa rumah itu adalah rumahnya. Sesampai di lokasi kami langsung bekerja. Tak terasa hari sudah sore, dan tugas kami di lapangan telah selesai, kamipun bergegas kembali ke kantor, sesampainya di kantor tepat jam pulang dan diparkiran ketika aku turun dari kendaraan Denny meminta nomor hpku utk berkomunikasi pekerjaan. Hari demi hari berlalu, dan kamipun sering ditugaskan ke lapangan bersama hingga kami menjadi teman baik. Kami sering ngobrol, bercanda bersama dengan rekan kerja yang lainnya juga, hingga rekan-rekan meledeki kami.
  • Bulan berganti tahun.. hingga aku ditugaskan untuk pindah di bidang lain, dan kami sudah tidak 1 ruangan kerja. Namun kami masih tetap berkomunikasi, dan rekan-rekan kamipun tak henti meledeki kami bahkan ada beberapa rekan baik kami yang berusaha mencomblangi untuk menyatukan kami dalam satu hubungan. Tapi kala itu ketika Denny berusaha mendekatiku lebih jauh, aku dilema.. karena saat itu aku sudah ada kekasih, dan aku tidak terlalu menggubris ajakan Denny utk kluar atau makan siang bersama. Perlahan Denny menjauh dariku, dan aku merasa kehilangan sosok Denny ketika hubunganku dg kekasihku mulai renggang. Aku berusaha membuat hubungan pertemananku membaik dengan Denny, namun tidak mudah. Hingga aku meminta tolong pada salah 1 rekan baikku yang menjadi makcomblang kami untuk mencari info tentang perubahan sikap Denny terhadapku, dan akupun menemukan jawabannya. Aku berusaha untuk menjelaskan dan meminta maaf ke Denny, walaupun Denny sudah memaafkanku tapi sikap dia masih tetap dingin padaku, dan hubungan pertemanan kami belum membaik.
  • Hari berganti bulan, aku masih berusaha untuk mengembalikan hubungan pertemanan baik kami, dari aku keppoin Denny lewat teman baiknya, ngajakin bikin acara bareng teman deket kami di kantor, sampe aku bikin story WA galau dan ss chattingan cowo" yang lg ndeketin aku dan ngajakin aku serius tp aku tidak menggubris ajakan mereka. Dan trick yg terahir ini berhasil, si Denny selalu keppo setiap aku pasang story WA dan asiknya lagi si Denny comment hehee (kan takut kalo aku diambil cowo lain kan hahaa ) . Sejak itu obrolan kami membaik dan mulai intens kembali. Hingga suatu hari Denny mengajakku dinner bareng diluar, dan untuk pertama kalinya kami ngedate berdua. Sumpah gatau kenapa waktu ngedate pertama itu perasaan aneh jadi canggung, malu, grogi, deg degan banget pas ketemu, padahal sbelumnya gak pernah ky gini kalo ketemu Denny perasaanku biasa" aja.. dan ketika itu Denny menanyakan dan memastikan ke aku "kalau diantara kita masih ada orang lain atau enggak? soalnya aku mau bilang ke ortuku dan ngenalin kamu ke ortuku" Masha Allah, denger kalimat itu aku langsung cengingisan salting gajelas hehe dan akupun menjawab "udah gada, cuma ada aku dan kamu saja"
  • 2020
    Tanggal 25 Oktober 2020, pukul 19.10 WIB Denny dan keluarga berkunjung ke rumahku untuk pertama kalinya berkenalan dengan keluargaku, dan juga menyampaikan niat baik keluarga Denny untuk mengkhitbahku. Dan Masha Allah, acara khitbah kami berlangsung pada tanggal 15 November 2020 pukul 13.30 WIB πŸ₯°
  • Aku menemukanmu disetiap penghujung shalatku
    (Point of view Denny)
    Memang dari awal kita bertemu hingga sering ditugaskan melaksanakan pekerjaan bersama di lapangan, aku tertarik pada Shasa.. namun apa daya, aku simpan dalam hati saja. Hingga waktu berganti tahun dan banyak rekan kerja kami yang meledeki kedekatan kami, hingga beberapa rekan baik kami berusaha menjembatani hub kami supaya semakin dekat. Karena dukungan dari mereka, aku memberanikan diri untuk mendekati Shasa lebih jauh. Aku chat Shasa lebih intens dan menanyakan tentang hobi serta kriteria calon Shasa. Awalnya respon Shasa baik ke aku, dia membalas setiap pertanyaan chatku. Namun, ketika aku mengajak lunch bersama, dia menolak dg halus ajakanku, hingga yg ke 3 kalinyapun sama Shasa tetap menolak dg halus ajakan lunchku. Aku coba mencari tahu ke teman dekat Shasa, ternyata Shasa sudah ada kekasih. Sejak detik itu aku mundur perlahan dan mencoba mengikis perasaan itu, hingga aku bertemu dengan wanita yang menaruh perhatian kepadaku.
  • Bulan silih berganti, rekan rekan kantor menanyakan tentang kerenggangan hubunganku dengan Shasa (aku hanya tersenyum), mereka masih tetap berusaha menjadi jembatan antara aku dan Shasa. Namun apadayaku, Shasa sudah ada kekasih.. dan akupun sedang dekat dengan perempuan yang menaruh perhatian padaku. Hingga akhirnya suatu hari aku mendapat pesan chat WA dari Shasa, tapi aku membalas sekedarnya saja. Hampir setiap hari Shasa mengirim chat padaku, juga Shasa dan rekan kantor tiba-tiba mengunjungi rumahku di Minggu pagi mengajakku bersepeda, sembari menungguku bersiap siap mereka mengobrol dengan ibu bpkku. Sepulang dari bersepeda ibuku menanyakan perempuan yang memberi ibu sebotol sirup jahe dan membawa makanan, akupun menjawab "Shasa namanya Bu, dia juga teman sekantor". Semenjak itu Ibu sering menanyakan Shasa, karena memang selama ini aku belum pernah bercerita ataupun mengenalkan teman perempuan ke Ibu Bpkku.
  • Tak hanya itu, kami dipertemukan kembali dalam suatu acara rekan-rekan kantor yang ternyata acara itu dibuat untuk kami supaya kami bertemu. Di acara tersebut Shasa menanyakan kepadaku tentang alasan kenapa aku berubah menjauh dari Shasa, akupun menjawab "aku sedang dekat dengan perempuan lain, toh kamu juga sudah ada kekasih kan?" Shasa terdiam, kemudian meminta maaf atas sikap dia kemarin terhadapku. Selepas dari acara tersebut, Shasa sudah tidak lagi mengirim pesan chat padaku, hub kami sudah semakin renggang. ditambah Shasa ditugaskan di bidang lain yang ahirnya menyebabkan tingkat pertemuan kami tidak seintens kemarin ketika kami masih 1ruangan yang setiap hari bertemu. Dan suatu hari dikantor aku mendengar kabar bahwa Shasa sudah tidak bersama kekasihnya, aku bingung apakah aku harus bahagia atau sedih? sedangkan hingga detik ini aku masih menyimpan perasaan untuk Shasa.
  • Kerap kali aku melihat Shasa menulis story galau di WA, hingga suatu hari aku melihat story WA Shasa tentang screen shot chat kedekatannya dengan laki-laki, dalam hati aku tidak rela melihatnya.. hingga tanpa sadar aku mengoment story Shasa tersebut, dan Shasa pun membalas. Dari situ komunikasi kami mulai intens kembali, aku bahagia karena bisa dekat kembali dengan Shasa.. namun di sisi lain aku sedih karena aku sedang dekat dengan perempuan yang menaruh harapan kepadaku. Aku mencari dan meminta petunjukNYA yang terbaik untukku serta keluargaku, dan alhamdulillah Allah mengijabah do'aku. Aku menemukanmu disetiap penghujung shalatku, Shasa...
  • Esoknya aku memutuskan untuk mengakhiri kedekatanku dengan dia perempuan yg menaruh harapan padaku, dan aku beranikan diri untuk mengajak Shasa dinner guna membicarakan hubungan kami lebih lanjut dan memastikan bahwa diantara kami sudah tidak ada orang lain. Beberapa hari kemudian aku mencurahkan isi hatiku pada orangtuaku, dan aku meminta Ibu Bpkku untuk bersilaturahmi ke rumah Shasa sekaligus menyampaikan niat baik kami untuk mengkhitbah Shasa.
  • Tanggal 25 Oktober 2020 alhamdulillah niat baik kami disambut dengan baik oleh keluarga Shasa
  • Dan Alhamdulillah Allah ijinkan aku mengkhitbah Shasa tepat di hari Minggu, tanggal 15 November 2020

--

Bagi kamu yang ingin memberikan hadiah untuk pernikahan kami, silakan transfer ke rekening berikut:​

Bank Mandiri
No. Rekening 139 001 241 4284
a.n Ken Etikalisa As'asa

Copy Nomor Rekening

Terima Kasih

--

Tekan Tombol di bawah ini! Dan pastikan kehadiran kamu untuk

Shasa & Denny

--

Thank You

~ Shasa & Denny ~

Home
Couple
Event
Gallery
Story and Wish

Kepada Yth.

Bapak/Ibu/Saudara/i

icon logo terhubung
error: Content is protected !!